Menulis itu gampang. Menulis yang kayak gimana? Maksud saya bukan sekedar menulis sesuatu di atas kertas dengan menggunakan ballpoint saja, tapi menulis yang saya maksud adalah mengarang, menuangkan gagasan-gagasan ke dalam sebuah karangan. Dan bagi saya menulis seperti itu cukup sulit.
Saat otak telah siap mengeluarkan ide-ide brilian, hati dengan penuh emosi dan jiwa yang begitu bersemangat untuk segera mewujudkan ide-ide itu dalam bentuk tulisan, entah mengapa jari-jari tanganku ini yang telah siap dengan sebuah pena atau telah siap memijit tombol-tombol keyboard, tiba-tiba terasa kaku. Mata sudah tertuju pada selembar kertas atau layar monitor, namun jari-jari ini tak kunjung melemas. Dan hati pun bergumam, “Ayolah, saya mau menulis apa?”, “Apa yang mau ditulis?”, “Mulai dari mana?”, “Aduh…ko susah sih?”. Hal inilah yang sangat sering saya rasakan. Kadang kebuntuan dalam menulis tidak hanya karena kita tidak memiliki ide/gagasan/inspirasi saja. Bahkan ketika ide-ide brilian atau inspirasi hebat sudah ditemukan pun, saya masih merasa kebuntuan untuk memulai menggoreskan kata-kata yang akan mengungakapkan semua ide-ide dalam otak saya ini.
Hal tersebut mungkin dialami juga oleh banyak orang. Saya hanya seorang pelajar yang tidak mahir dalam hal tulis menulis karena saya memang bukan seorang penulis profesional. Yah mungkin kalau disebut amatir lebih bagus. Saya hanya seorang pelajar biasa yang memiliki keinginan untuk bisa menuangkan pikiran-pikiran cemerlang dalam bentuk tulisan. Saya juga tidak bercita-cita untuk menjadi seorang penulis. Saya menulis sekedar iseng saja, memanfaatkan waktu luang dengan menulis. Selain itu juga saya ingin mencoba melepas segala beban yang bergelut dalam benak saya, menumpahkan segenap emosi yang menyesakkan dada, meringankan beban yang bertumpu di otak. Semua itu ingin saya tuangkan dalam tulisan yang nantinya saya harap bisa bermanfaat untuk diri saya sendiri dan kalau memungkinkan untuk orang lain juga. Dan alangkah baiknya jika menulis dapat membantu saya dalam penggapaian asa. Owh……………
Menulis itu banyak manfaatnya loh…! Sebuah buku berjudul “AKU BISA MENULIS” karya Didik Komaidi menjelaskan beberapa manfaat menulis, diantaranya adalah sebagai berikut:
-
Menulis pasti menimbulkan rasa ingin tahu (curiocity) dan melatih kepekaan dalam melihat realitas di sekitar. -
Dengan kegiatan menulis mendorong kita untuk mencari referensi seperti buku, majalah, koran, jurnal, dan sejenisnya.
-
Dengan aktifitas menulis, kita terlatih untuk menyusun pemikiran dan argumen kita secara runtut, sistematis, dan logis.
-
Dengan menulis secara psikologis akan mengurangi tingkat ketegangan atau stres kita.
Tuh kan…. Masih banyak loh manfaat lain dari menulis. Ada juga para ahli yang mengatakan bahwa menulis bisa bikin awet muda dan digunakan untuk terapi stres. Dengan aktifitas menulis seseorang bisa menyalurkan atau membuang ketegangan atau tekanan psikologis lewat tulisan, bisa menumpahkan perasaan, uneg-uneg, dan pikirannya secara bebas. Aktifitas ini diteliti oleh para ahli tersebut dan hasilnya ternyata aktifitas menulis mempengaruhi kesehatan seseorang misalnya lebih percaya diri, lebih tegas, stres berkurang, lebih ceria, dan sehat secara psikologis. Nah, dengan kondisi psikologis yang sehat akibat aktifitas menulis tersebut tentu bisa membuat orang lebih muda dan awet muda. Wow, mau dong awet muda.
Well. Setelah membaca beberapa manfaat dari menulis, saya semakin tertarik untuk segera menulis. Bagaimanapun susahnya menulis, kita tetap harus mencobanya kan. Tapi tunggu dulu, jangan sampai karena saking sulitnya menulis, Anda justru menjadi merasa terbebani, dan ujung-ujungnya malah stres. Wah, kalau gitu nggak akan jadi awet muda dong…. Makanya, mulailah menulis dari hal-hal yang kecil dulu lah, misalnya nulis diary. Dalam menulis diary kan kita bebas berekspresi dan mengungkapkan semua yang ada dalam benak kita dan kita juga nggak perlu repot-repot mikirin tata bahasa dan ejaan yang baik. Iya kan…? Nulis blog seperti saya ini juga bisa untuk latihan menulis juga. So, kapan mau mulai menulis? Sekarang atau nanti? Selamat menulis…………..
